8 Perawatan Alami Mengatasi Kulit Kering Bersisik Tanpa Efek Samping

Memiliki kulit wajah kering dan kusam,tentu membuat anda tidak nyaman dan bisa menurunkan rasa kepercayaan diri Anda.


Perawatan di rumah untuk mengatasi kulit kering bersisik

1. Mandi atau kompres air hangat

Mandi air hangat suam-suam kuku, tapi jangan terlalu lama. Kenapa harus air hangat? Mandi air panas setelah seharian beraktivitas memang terasa menggoda, namun air panas dapat melucuti minyak alami tubuh, dan Anda perlu sebanyak mungkin penghalang yang membantu memerangkap kelembapan demi menjaga kulit Anda tetap halus dan lembap. Dermatologis merekomendasikan untuk mandi air hangat tak lebih dari 5-10 menit.

Alternatifnya, Anda bisa mengompres area kulit kering bersisik dengan kompres air hangat. Gunakan waslap bayi bersih yang telah dicelupkan di air hangat, kemudian gosok lembut dengan gerakan melingkar kecil untuk mengangkat sisa kulit mati. Ulangi beberapa kali sehari, jika perlu. Pastikan untuk menggunakan waslap baru setiap kali akan mengompres. Setelah itu, keringkan kulit dan oleskan pelembab tubuh.

2. Gunakan sabun pembersih yang tepat

Beberapa sabun wajah dan pembersih benar-benar bisa menjadi terlalu keras untuk kulit sensitif di wajah Anda. Jika kulit Anda terasa kencang dan kering setelah Anda mencucinya, Anda bisa menggunakan produk yang salah untuk kulit Anda. Pilih pembersih wajah yang tepat. Carilah produk yang tidak mengandung sodium lauryl sulfate, yang menguras kelembapan dari kulit. Sebaliknya, pilih produk yang bebas dari pewangi dan pewarna dan diberi label Moisturizing.

3. Keringkan tubuh dengan baik

Anda mungkin berpikir bahwa meninggalkan wajah tetap lembap setelah mandi akan membantu meningkatkan kelembapan kulit. Salah besar. Setelah air benar-benar menguap dari permukaan kulit, kulit Anda justru akan lebih kering dari sebelumnya. Jadi, pastikan untuk mengeringkan kulit dengan baik setelah mandi. Namun, perlu diingat bahwa handuk kasar dapat bertindak seperti exfoliator — gesekan antar kulit dengan tekstur kasar handuk dapat merusak lapisan terluar kulit, menyebabkan kekeringan lebih lanjut dan iritasi. Selalu gunakan kain lembut dan bersih, dan ingat untuk menepuk-nepuk wajah Anda, jangan menggosok. Keringkan kulit selama kurang dari 20 detik.

4. Oleskan pelembap yang tepat

Oleskan pelembab tebal-tebal untuk menggenjot asupan kelembapan kulit dalam beberapa menit setelah mandi, setidaknya dua kali sehari — pagi dan malam sebelum tidur. Pilih pelembab ringan yang nonkomedogenik.

Jika Anda menyukai pelembab yang sangat melembapkan, pilih produk yang mengandung shea butter, ceramides, asam stearat, atau gliserin, saran Leslie Baumann, MD, direktur Kosmetik Kedokteran dan Research Institute di University of Miami, dialnsir dari WebMD. Cheryl Karcher, MD, dokter kulit asal New York, dilansir dari How Stuff Works, merekomendasikan Anda untuk menggunakan pelembap kulit yang mengandung asam laktat, yang dapat membantu menanggalkan lapisan teratas kulit kering bersisik dan menembus lapisan sehat di bawahnya. Yang manapun, aemua pelembab kaya dapat membantu mengisi kekosongan penghalang kulit Anda.

Jika kulit Anda tetap kering sepanjang hari, Anda mungkin perlu mengulangi mengoleskan pelembab beberapa kali dalam sehari. Hindari menggunakan toner atau astringent berbasis alkohol. Semua ini dapat menarik keluar kelembapan kulit.

5. Oleskan petroleum jelly

Petroleum jelly bekerja dengan baik untuk mengunci kelembapan dan membantu meringankan kekeringan di kulit. Jika Anda tidak rajin melebapkan kulit, kulit akan bekerja lembur untuk memproduksi lebih banyak minyak demi menjaga kulit tidak semakin mengering. Petroleum jelly bertindak sebagai humektan, yang menarik dan menyegel kelembapan ke dalam kulit. Meski tekstur petroleum jelly mungkin tampak kental dan lengket bisa menutupi pori, sebenarnya molekul jeli ini terlalu besar untuk merasuk ke dalam kulit.

Atau Anda bisa menggunakan minyak organik, seperti minyak zaitun, minyak almond, atau minyak kelapa yang cenderung lebih baik untuk memerangkap kelembapan ke dalam kulit dibanding berbagai krim pelembab yang tersedia di pasaran.

6. Berendam susu

Berendam susu jika kulIt tubuh Anda kering, atau kompres area kulit wajah yang kering bersisik dengan waslap yang direndam susu putih dingin. Diamkan selama kurang lebih 10 menit. Setelahnya, usap kulit kering bersisik dengan gerakan pijat melingkar. Lemak dan asam laktat yang terkandung dalam susu berfungsi sebagai pembersih wajah ringan yang juga mampu memberikan kelembapan ekstra.

7. Masker wajah buatan sendiri

Hindari menggunakan peeling wajah yang bertekstur kasar, dan masker wajah tanah liat untuk sementara waktu. Semua ini dapat menarik keluar kelembapan kulit.

Sebagai gantinya, Anda bisa meracik sendiri masker wajah alami untuk mengatasi masalah kulit kering bersisik Anda. Masker alpukat madu, misalnya. Kombinasi alpukat dan madu merupakan sumber yang baik dari sterolin dan humektan yang mampu mengobati kekeringan kulit. Tumbuk halus alpukat dan aduk rata bersama sesendok madu hingga menjadi pasta lembut. Balurkan masker di area kulit kering, diamkan selama 15 menit, dan bilas bersih. Alternatif lainnya adalah masker pisang dan yogurt. Campuran ini tidak hanya melembabkan kulit, tetapi juga mengelupas sel-sel mati. Tumbuk halus pisang dan aduk rata bersama sesendok yogurt plain hingga menjadi pasta lembut. Balurkan masker di area kulit kering, diamkan selama 30 menit, dan bilas bersih.

Atau, Anda bisa oleskan gel lidah buaya tebal-tebal pada area kulit kering, tunggu selama 15 menit sebelum dibilas dengan air hangat. Setelah maskeran, jangan lupa untuk keringkan kulit dan oleskan pelembab kulit.

8. Oleskan tabir surya

Kerusakan matahari adalah salah satu penyebab kulit kering bersisik, kasar keriput yang paling umum. Anda dapat membantu mencegah kerusakan kulit dengan mengoleskan tabir surya broad spectrum ber-SPF 30 setiap kali akan keluar rumah dan berpakaian dengan tepat. Di cuaca panas, pakai pakaian tangan panjang yang tipis dan longgar, baju lengan panjang, dan topi bertepi lebar untuk menaungi leher, telinga, dan mata. Dalam cuaca dingin, pastikan untuk berpakaian berlapis yang menyerap keringat untuk mencegah kepanasan dan berkeringat berlebihan, keduanya dapat mengiritasi kulit.

Sumber: hellosehat.com
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+